Subhanakallahumma
Alhamdulillaahi Rabbil `aalamiin
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Puji syukur ke hadirat Allah Swt yang telah melimpahkan karunia, nikmat, hidayah, serta mujizat-Nya, juga telah diberikan kepada kita Bangsa Indonesia yang berkarakteristik unik, dari mulai letak geografis yang strategis bagai zambrut Khatulistiwa perhiasan Bumi, melimpah sumber daya alam dan sumber daya manusia, kaya akan corak budaya, serta bermacam-macam ras suku bangsa, menjadikan bangsa ini besar bagi siapa saja yang mencermatinya. Termasuk para pendahulu kita dalam merumuskan Pancasila; adalah cerminan kebesaran bangsa ini.
Tetapi dalam kurun waktu yang terasa begitu cepat bangsa ini mengalami krisis keimanan, yang membuat bangsa ini porak poranda. Terjadinya banyak krisis akibat keserakahan, disusul dengan perbedaan persepsi menjadi pertumpahan darah, yang lebih menyedihkan lagi ada kaum yang bernaung dalam satu agama/golongan pun berbentrokan, serta ancaman-ancaman disintegrasi bangsa terjadi di bumi pertiwi ini.
Oleh karena itu kami terpanggil untuk mencermati kemudian bercita-cita membela yang hak dan memerangi yang bathil. Membela siapa saja yang bersegera pada keselamatan dan memerangi yang bathil dengan kebenaran tanpa kekerasan, sehingga kebathilan musnah di Bumi Indonesia ini khususnya dan di Dunia umumnya.
Dalam siar ini kami mengajak kepada siapa saja untuk menuju keimanan hakiki seperti halnya dicontohkan para Nabi dan Rasul terdahulu sesuai kehendak Allah Swt, yaitu:
Demi Al Qur’an yang penuh hikmah, sesungguhnya kamu salah seorang dari utusan-utusan, yang berada di atas jalan yang lurus, (sebagai wahyu) yang diturunkan oleh Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang, agar kamu memberi peringatan kepada kaum yang bapak-bapak mereka belum pernah diberi peringatan karena mereka lalai.
Kita bersama-sama jauhkan perbedaan karena Allah menciptakan perbedaan itu untuk menguji kita; apakah kita mau berbagi dengan sesama seperti yang diinginkan Allah? Karena sebenarnya kita (manusia) ini tunggal, seperti tercantum dalam ayat di bawah ini:
Hai sekalian manusia, bertaqwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu, dan dari padanya Allah menciptakan istrinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang-biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertaqwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain (berbagi), dan peliharalah hubungan silaturahmi. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.
Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertaqwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.
Kami berharap ada suatu sambutan baik dari siapa saja yang berkeinginan berangkat bersama demi terwujudnya suatu peningkatan kualitas sumber daya manusia yang bertanggungjawab kepada dirinya, kepada sesama, juga kepada Tuhan Semesta Alam, Sang Pencipta. Semoga Siar Keimanan ini dapat menggugah sanubari setiap hamba Allah, siapa pun dia, tidak sebatas muslim, tetapi lintas golongan/agama seperti yang Allah harapkan, yaitu:
Sesungguhnya orang-orang Mu’min, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani, dan orang-orang Shabiin, siapa saja di antara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian, dan beramal shaleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.
Semoga metoda yang akan kami sampaikan ini akan membuka dorongan kepada siapa saja anak bangsa ini yang berada di suatu institusi atau lembaga, suatu kelompok besar maupun kecil, untuk membangun bersama bangsa ini dengan itikad baik dan atas izin Allah Swt.
Di akhir pengantar ini kami pun memohon ampunan Allah Swt karena keterbatasan ilmu kami dalam mengurai dan menyampaikan risalah ini. Nuansa rasa kami menilai masih banyak kekurangan, tetapi jasad kami hanya baru sampai sebatas ini dalam mewujudkannya. Kami memohon kepada-Mu Ya Allah, Tuhan Semesta Alam; bukakanlah pintu ilmu kami sehingga jasad yang berdaya pikir terbatas ini dapat memberikan suatu yang berharga bagi setiap hamba-Mu sesuai dengan kehendaki-Mu dalam pencapaian kesempurnaan manusia yang Engkau ridhoi; dan kuatkanlah dari segala cobaan yang Engkau berikan kepada kami. Hanya kepunyaan-Mu lah kesempurnaan.
Kami memohon izin-Mu Ya Allah, Tuhan Semesta Alam, agar cita-cita pemurnian keimanan ini dapat terlaksana dengan baik. Kami memohon perlindungan-Mu Ya Allah agar dalam pelaksanaannya tidak ditumpangi oleh kebathilan yang tidak dapat kami bedakan, tunjukkanlah yang hak adalah hak dan yang bathil adalah bathil, karena hanya Engkaulah Yang Maha Mengetahui atas segala sesuatu.
Ya Allah, Tuhan Semesta Alam, lapangkan untuk kami dada kami, mudahkan untuk kami urusan kami, dan lepaskan kekakuan lidah kami agar supaya saudara-saudara kami dapat mengerti perkataan kami, dan jadikan untuk kami saudara-saudara kami orang-orang yang Engkau kehendaki yang mau membantu siar ini, teguhkan dengan bantuan itu kekuatan kami, dan jadikanlah mereka sekutu dalam urusan kami, supaya kami banyak bertasbih kepada Engkau dan banyak mengingat Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha melihat keadaan kami.
Amin Walhamdulillahi Robbil’aalamiin.